newnormal1

Nabire (28/8/20) – Tahun Ajaran 2020/2021 merupakan tahun ajaran yang dianggap berat, bukan hanya bagi peserta didik tetapi juga  bagi orang tua / wali, bahkan Tim Pendidik. Sejak pandemic covid-19 masuk di Indonesia dan Kementrian Pendidikan memutuskan mengadakan Pembelajaran Jarak Jauh (belajar dari rumah), sejumlah teknik pembelajaran sudah dilakukan oleh tim Guru SMP Kristen Anak Panah.

 

Salah satunya diadakan pelatihan “Mengadakan Belajar Online” bagi dewan Guru di SMP Kristen Anak Panah. Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana, tetapi banyak juga masalah yang ditemui di lapangan. Salah satu kendala adalah kurang tersedianya HP maupun Laptop untuk siswa belajar di rumah. Untuk mengatasi kendala ini, Drs. G.R.J Nangaro selaku Kepala SMP Kristen Anak Panah membuat kebijakan bahwa peserta didik yang tidak bisa mengikuti Pembelajaran Online dapat mengambil bahan ajar dan Lembar Kerja di sekolah dengan tetap memperhatikan aturan pencegahan covid-19.

newnormal2

Dalam hal persiapan pembelajaran tatap mukapun, pihak SMP Kristen Anak Panah melakukan banyak tindakan. Sebagai contoh pembuatan tempat cuci tangan di sudut-sudut sekolah dan di setiap kelas. Selain itu juga menyediakan hand sanitizer dan juga alat semprot disinfektan di setiap kelas. Hal ini dilakukan agar ketika Pembelajaran Tatap Muka dilakukan para peserta didik, guru dan semua warga sekolah aman dari covd-19.

 

Hari ini  merupakan minggu ke empat SMP Kristen Anak Panah Nabire melaksanakan pembelajaran tatap muka sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Nomor 228 Tahun 2020 Tanggal 27 Juli 2020 tentang kegiatan belajar mengajar di tingkat SMP sederajat dan SMA/SMK sederajat. Memang banyak perubahan dalam kegiatan belajar mengajar ini, seperti jumlah peserta didik hanya 50% dengan sistem rolling, dan jam belajar yang hanya dari pukul 08.00 – 12.00 tanpa istirahat. Di awal memang terasa berat untuk para peserta didik karena mereka harus mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat dan tidak boleh berjalan-jalan. Tetapi memasuki minggu ke empat ini peserta didik mulai menikmati sistem pembelajaran tatap muka saat ini yang biasa disebut era “New Normal”. Jadi selain pembelajaran tatap muka pihak SMP Kristen Anak Panah tetap melayani  Belajar secara Online bagi peserta didik yang belum diijinkan oleh orang tua untuk hadir di sekolah.

Tags